STAI Sukabumi Hasilkan Doktor Baru

Sukabumi –  Dosen STAI Sukabumi meraih gelar doktor Pendidikan Dasar (PD) Universitas Negeri Jakarta (UNJ) usai melakukan sidang promosi terbuka secara online di Kampus STAI Sukabumi pada Kamis, 04 Februari 2021. Hj. Aeni Latifah M.Pd., yang dibimbing promotor Prof. Dr. Nadiroh, M.Pd, kopromotor Prof. Dr. Syarif Sumantri, M.Pd, dan diuji oleh Prof. Dr. Zulela MS, M.Pd, Prof. Dr. Yufiarti, M.Psi, Erry Utomo, M.Ed, P.hd dan Prof. Dr. Sarwi, M.Si berhasil mendapat predikat kelulusan dengan sangat memuaskan.

Hj. Aeni Latifah mengusung riset mengenai internalisasi nilai-nilai ekoliterasi dalam membentuk karakter peduli lingkungan peserta didik di tingkat sekolah dasar (SD). Dalam riset ini beliau mengkaji kurikulum sekolah alam yang diterapkan secara integrasi ke dalam berbagai kegiatan yang terkoneksi pada visi, misi dan tujuan SD Islam Fathia Cibeureum Kota Sukabumi. Penelitian ini beliau inisiasi atas dasar ketertarikan terhadap potensi pendidikan yang lebih eksploratif dan inovatif agar dapat dikembangkan di sekolah-sekolah lain yang belum melaksanakan secara maksimal dan optimal.

Hasil yang diperoleh dari penelitiannya, Hj Aeni Latifah menyampaikan adanya potensi besar yaitu bentuk pendidikan karakter berbasis nilai-nilai ekoliterasi yang cukup efektif bagi peserta didik pada jenjang pendidikan dasar. Bentuk pendidikan ini berhasil membentuk karakter kepedulian terhadap lingkungan dan menanamkan sikap malu kepada peserta didik. Adapun sikap malu disini berkonotasi positif karena hal yang dihadapi berkonteks negatif yang berkaitan dengan interaksi anak dengan lingkungan sekitar.

Hj Aeni Latifah merupakan dosen tetap STAI Sukabumi prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD). Beliau memberi saran dalam penelitiannya agar lembaga pendidikan dasar terus meningkatkan inovasi dan kesadarannya dalam memahami kebutuhan peserta didiknya demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Pelayanan tersebut tentunya diwujudkan dalam bentuk penciptaan generasi cerdas yang peduli terhadap lingkungan dan memilki budaya malu.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
Scroll to Top
Scroll to Top