Moderasi Beragama

Devi Kunaepi, M.Pd

(Magister Pendidikan Agama Islam STAI Sukabumi)

Moderasi beragama adalah bersikap imbang atau adil dalam menjalankan agama. orang yang menjalankan moderasi disebut moderat. Moderat bukan berarti kompromi dengan prinsip-prinsip ushuliyah ajaran agama yang diyakini dari bersikap toleran terhadap umat agama lain, akan tetapi moderat itu harus confidence right balancing and justice. Tanpa keseimbangan dan keadilan seruan moderasi beragama akan menjadi tidak efektif.

Beragama dalam perkembangan sekarang tidak hanya terbatas menjelaskan tentang  hubungan antara manusia dengan Tuhan. Akan tetapi, juga bagaimana menjelaskan mengenai kesetaraan hidup berkelompok (sosiologis), kesadaran mencari asal-usul agama (antropologis), dan pemenuhan kebutuhan untuk membentuk kepribadian yang kuat pada diri manusia (psikologis).

Disini agama mempunyai peran penting dalam memberikan pemahaman terhadap masyarakat dan dunia pendidikan mengenai moderasi beragama. Peran tersebut dikarenakan menumpuknya problematika yang mencatut nama agama seperti halnya kekerasan, radikalisme, dan lainnya.

Tugas agama saat ini adalah bagaimana menjadi solusi dengan banyaknya kekerasan yang muncul akibat permasalahan yang ditimbul. Moderasi beragama yang digaungkan oleh Kementerian Agama saat ini, bertujuan untuk memberikan pemahaman terhadap masyarakat mengenai sikap moderasi dalam beragama agar tidak menyimpang dari ajaran sesungguhnya.

Moderasi Beragama saat ini perlu disampaikan kepada masyarakat luas, dunia pendidikan atau akademisi. Bersikap moderat memang diperlukan, tapi harus dibekali dengan fundamental dan prinsip akidah yang kuat. Jangan sampai kita bersikap moderat yang berlebihan hingga sampai melanggar akidah yang kita yakini.

Di dalam agama Islam moderasi beragama telah diajarkan 1.400 tahun yang lalu, bagaimana seorang muslim harus bersikap menghadapi perbedaan ras, suku, adat istiadat, sebagaimana firman Allah SWT dalam QS Al Hujarat  49: 13.

Hai manusia, Sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa – bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui lagi Maha Mengenal

Dalam konteks moderasi Islam perilaku toleransi merupakan satu prasyarat yang sama bagi setiap individu yang menginginkan satu bentuk kehidupan bersama yang aman dan saling menghormati. Bersikap moderasi diperlukan sebagai bentuk toleransi beragama dan sikap tersebut tidak keluar dari jalur Al-Quran dan Sunnah yang sudah diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW.

Subscribe
Notify of
guest
1 Comment
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Imam
8 months ago

Menarik sekali, indonesia beragam dan banyak hal yang perlu dipelajari dan pahami bersama.

1
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
Scroll to Top